Sabtu, 07 Desember 2013

Pelajaran Berharga Dari Penjual Gorengan

Di pasar tradisional sarapan yang menjadi pilihan wajib biasanya gorengan karena harga dan rasa yang kontras buat para manusia super (super ngirit maksudnya) termasuk Mboat. Hehe Sampai satu waktu Mboat dalam keadaan mata berair, idung tersumbat dan hati yang hancur (singkatnya galau) dan duduk dilapak penjual gorengan. Tanpa sepatah kata dari mulut mboat tanpa sadar 8 gorengan udah mboat lahap. Melihat keadaan seperti itu mungkin si abang gorengan yang "so you know" tapi akurat tiba-tiba bicara kaya gini "anak muda apa yang ada didepan mu itu berbeda bentuk dan rasa, pasti ada salah satu yang sangat kau sukai, lekas lah ambil dan jangan kau anggap tak berharga karena akan terasa sangat berharga apabila yang kau sukai itu sudah tak ada dalam genggaman mu. Seperti itulah hidup anak muda". Tersentak dari lamunan karena kata-kata abang gorengan yang kena dihati plus mboat keselek ampe batuk. Terimakasih abang tukang gorengan ternyata pengalaman mu sangat matang sematang bakwan. Hehe